Kenyataan dan Moralitas

Rumah Filsafat

i.kinja-img.com i.kinja-img.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya

Banyak orang hidup sekedar untuk mengumpulkan uang. Ia haus akan harta, guna memuaskan semua keinginannya. Orang-orang ini juga hidup untuk memperoleh nama baik. Ia mengira, uang dan nama baik akan memberikan kepenuhan hidup baginya.

Sayangnya, orang yang telah memperoleh uang banyak dan nama baik seringkali tidak kunjung merasa bahagia. Sebaliknya, mereka hidup dengan rasa takut akan kehilangan uang dan nama baik tersebut. Mereka melekat pada kedua benda itu. Dikiranya, tanpa kedua benda itu, hidupnya akan hancur.

Hidup dalam Ilusi

Inilah salah satu salah paham terbesar manusia dalam hidupnya. Ia mengira ilusi sebagai kenyataan. Akhirnya, ia hidup dalam kebohongan. Dari kebohongan lahirlah penderitaan yang mendorong dia untuk membuat orang-orang sekitarnya juga menderita.

Uang dan nama baik sejatinya adalah kosong. Keduanya adalah ilusi. Ketika kita lapar, kita tidak bisa makan uang. Ketika kita haus, kita tidak bisa minum nama…

Lihat pos aslinya 725 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s