Mistik dan Ilmu Pengetahuan

Manusia dengan pengetahuan yang terbatas selalu mencari dan mencari kepuasan untuk mengetahui apa yang ada di luar batas pemikirannya. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan manusia semakin menyadari bahwa masih banyak hal yang belum diketahui oleh pikirannya. Kemajuan di bidang astronomi dengan teori dan penelitiannya telah menjadikan bumi hanya sebagai suatu bongkahan yang melayang di alam raya diantara jutaan bongkahan lainnya. Para ilmuan mencari pengetahuan baru di ujung semesta dan meninggalkan bumi yang sudah diserap segala informasinya.

Bumi tempat tinggal manusia sejak zaman nenek moyang kita nabi Adam telah menjadi barang kuno bagi ilmu pengetahuan. Sudah tidak ada lagi misteri istimewa yang harus dipecahkan lagi oleh ilmu pengetahuan. Selayaknya manusia yang selalu haus akan pengetahuan, para ilmuan kini lebih tertarik mempelajari hal yang besar lainnya, yaitu misteri alam raya.

Matahari, bulan dan bintang yang dulu dipuja sebagai kekuatan agung jelmaan para dewa, kini hanyalah sebagai serpihan pecahan dari proses ledakan bintang yang lebih besar, yang terjadi jutaan tahun lalu (The Big Bang Theory).

Pengetahuan modern semakin hari semakin menyingkap misteri alam raya. Hal-hal yang dulu dipercaya oleh nenek moyang kita sebagai kekuatan di atas manusia telah menjadi dongeng belaka. Matahari sudah bukan lagi jelmaan dewa Ra seperti yang dulu diyakini oleh bangsa Mesir. Gerhana bulan bukanlah karena ada raksasa yang lapar lalu melahap sang dewi malam. Bagi penduduk Jawa sendiri, ratu pantai selatan sekarang hanya tinggal legenda yang sudah tenggelam bersama deras arus ombaknya samudera hindia.

Pertanyaannya adalah, benarkah manusia kini sudah menjadi penguasa atas bumi ataukah kekuatan yang dulu dipercaya sebagai hal gaib itu hanyalah semata-mata imajinasi hasil dari pengetahuan manusia yang terbatas?

Berbicara lebih lanjut mengenai hal gaib tadi, ilmu pengetahuan sepertinya secara sengaja menyingkirkan dan menghindari masalah kasat mata ini. Syarat pembuktian secara empiris tidak atau belum bisa dilakukan dalam persoalan sesuatu yang bersifat gaib, atau kasat secara indrawi. Ilmu pengetahuan nyatanya sudah berhasil merumuskan kandungan udara yang ada di permukaan bumi, hingga peneletian terhadap benda sekecil atompun telah dipahaminya secara jelas. Seandainya hal yang dianggap gaib tadi memang benar-benar ada, tentu ilmu pengetahuan belum mampu menganalisa dan mempelajarinya, karena sampai saat ini belum ada rumusan dan theory yang bisa dipelajari tentang hal gaib tersebut.

Dalam film bikinan Holiwood yang berjudul “Cabin In The Woods” sedikit disinggungkan bagaimana kemajuan ilmu pengetahuan sudah bisa berjalan sejajar dengan fenomena yang awalnya dianggap sebagai hal-hal gaib. Jika suatu saat nyata ilmu pengetahuan mampu menembus misteri ini, pastinya hal tersebut bisa diterima akal manusia karena memang keberadaan kekuatan gaib bisa dibuktikan oleh ilmu pengetahuan secara empiris dan ilmiah.

Untuk sekarang ini, hal yang berhubungan dengan permasalahan ini masih ditangani oleh ajaran agama dan kepercayaan budaya budaya tertentu. Sebagai contoh, ritual ritual yang dilakukan dalam berhubungan dengan hal gaib sering kali tokoh agama atau ahli spiritual yang menjalankan. Ketika ada orang yang dianggap dirasuki mahluk gaib maka orang tersebut akan disembuhkan melalui bacaan-bacaan ayat alkitab atawa mantra-mantra tertentu. Sedang para ahli kesehatan jiwa mungkin akan memiliki pendapat yang berbeda mengenai kasus ini.

Entah mengapa ilmu pengetahuan dan kepercayaan agama belum juga bisa saling berhubungan dengan baik, keduanya seperti tak bisa berjalan berdampingan. Namun jika dilihat secara seksama, baik ilmu pengetahuan ataupun kepercayaan agama berjalan di satu lintasan yang sama. Kepercayaan agama melihat sesuatu secara utuh garis besar, sedang ilmu pengetahuan melihatnya melalui detail rumusan ilmiah. Proses terciptanya alam raya misalnya, dalam kepercayaan agama diyakini bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dalam tujuh hari, dan disisi lain ilmu pengetahuan mempunyai teori mengenai proses tersebut, yaitu ledakan bintang besar atau The Big Bang Theory.

Satu pemikiran pada “Mistik dan Ilmu Pengetahuan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s