NIETZSCHE – SANG BAYI (UBERMENSCH)

SKEPTICAL INQUIRY

Sang Bayi Yang Bermain

“Solusi” atas Modernitas (Sains) menurut Nietzsche

 

“Jangan-jangan yang namanya disiplin roh saintifik itu

memang dimulai dari pelarangan-diri atas segala bentuk keyakinan?”[1]

(Nietzsche, La Gaya Scienza (GS), Hal. 344)


“Modern”

Itulah nama yang menandai zaman kita dewasa ini.

Jika Shakespeare ada saat ini dan di sini, saya membayangkan bahwa ia akan bertanya,

“Apalah arti sebuah nama?[2] Apa artinya ‘modern’? Masihkah memiliki makna?”

Kata “modern” berasal dari kata Latin ‘moderna’, yang berarti ‘sekarang’, ‘baru’, atau ‘saat ini’. Jika kita mendasari pemahaman kita atas dasar pengertian tersebut, maka kita dapat mengatakan bahwa manusia senantiasa hidup dalam zaman “modern”, sejauh “kekinian” menjadi kesadarannya. Menurut para ahli, “kelahiran” zaman modern di Eropa itu sekitar tahun 1500. Lalu, “Apakah sebelum tahun 1500, manusia belum hidup di masa ‘kini’?” Tentunya TIDAK. Hal ini hanya ingin menunjukkan bahwa “kesadaran manusia akan ‘kekinian’ muncul di banyak tempat, khususnya di Eropa…

Lihat pos aslinya 2.659 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s